Pendidikan
Senin, 17 Juli 2017
Serah Terima Santri Baru Idrisiyyah Islamic Boarding School
Pendidikan IIBS Berbeda dengan Pendidikan Lainnya
Suasana Serah Terima Santri Baru
(Foto : Ilyas)

idrisiyyah.or.id | Tasikmalaya - Lembaga Pendidikan Idrisiyyah Islamic Boarding School (IIBS), mengadakan prosesi serah terima santri baru dari orang tua kepada lembaga yang dilaksanakan di Masjid Al-Fatath, Senin (17/07/2017).

Selaku Ketua Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Yana Qodriana menyampaikan "Selamat datang kepada santri baru, dan selamat menempuh pengalaman baru yang menjadi langkah awal dalam menggapai kesuksesan kalian."

Kemudian Ustadz Adang Nurdin M.Pd. selaku Kepala Divisi Pendidikan Tarekat Idrisiyyah, dalam sambutannya menyampaikan beberapa keunggulan lembaga Pendidikan Idrisiyyah dibanding dengan lembaga lain diantaranya adalah:

Pertama dalam proses pendaftaran santri terlebih dahulu malalui tes, tes tersebut bukan untuk menerima atau menolak santri baru, akan tetapi untuk memudahkan dalam menggali potensi siswa.

Kedua pendidikan yang sebenarnya bukanlah memasukan anak ke sekolah dengan tujuan kerja atau job oriented, dan hanya sekedar mengejar ijazah sekolah, akan tetapi esensi pendidikan yang sebenarnya adalah supaya bisa hidup bahagia di dunia dan di akhirat yang digali dengan menggali dua potensi besar manusia yaitu akal dan hati.

Mewakili orang tua santri baru, Basir Wajo yang berasal dari Raja Ampat Papua menyampaikan bahwa pendidikan di Idrisiyyah Islamic Boarding School berbeda dengan pendidikan lainnya. Salah satunya cara mendidik selain jasmaninya juga mendidik dengan ruhaninya yaitu dengan amalan dzikir.

Kemudian Ibu Maya Mahdiyyah, M.Pd. selaku Kepala Bagian Pendidikan Menengah Tarekat Idrisiyyah menyampaikan "Tujuan pendidikan di Lembaga Pendidikan Idrisiyyah adalah menciptakan anak yang berpengetahuan dan berakhlakul karimah, yang bisa diwujudkan dengan kedewasaan, kemandirian, dan kerja keras".

Acara ini diakhiri dengan sesi foto bersama yang bertempat di depan Masjid Al-Fattah. | (syarif)

Foto Bersama Seluruh Santri, Orang Tua, dan Guru. (Foto : Aip)