KeIhsanan
Senin, 26 November 2018
PETIKAN MUTIARA QINI NASIONAL 2
Syekh M Fathurahman, M.Ag
Foto: Idrisiyyah

idrisiyyah.or.id | Syekh Muhammad Amin al Kurdi asy Syafi’i berkata:


فقد أجمع أهل الطريق على وجوب اتخاذ الإنسان شيخاً له، يرشده إلى زوال تلك الصفات التي تمنعه من دخول حضرة الله بقلبه، ليصح حضوره وخشوعه في سائر العبادات، من باب ما لا يتم الواجب إلا به فهو واجب، ولا شك أن علاج أمراض الباطن واجب، فيجب على كل من غلبت عليه الأمراض أن يطلب شيخاً يُخرِجه من كل ورطة، وإن لم يجد في بلده أو إقليمه وجب عليه السفر إليه

Para ahli thariqah sepakat bahwa wajib bagi seseorang untuk mengambil seorang Mursyid yang dapat menuntunnya untuk melenyapkan sifat-sifat yang menghalangi untuk masuk ke hadirat Allah melalui hati, agar konsentrasi hati dan kekhusyuannya dalam mengerjakan semua ibadah menjadi sah. Konsensus para ahli thariqah ini berdasarkan pada kaidah bahwa sesuatu yang tanpanya suatu kewajiban tidak dapat dilaksanakan, maka sesuatu itu menjadi wajib juga. Tidak diragukan lagi bahwa hukum mengobati penyakit-penyakit batin adalah wajib. Oleh sebab itu, wajib hukumnya bagi setiap orang yang di dalam jiwanya terdapat penyakit untuk mencari seorang Mursyid yang dapat mengeluarkan dirinya dari jurang tersebut. Apabila dia tidak menemukan seorang Mursyid di negerinya, maka dia wajib melakukan perjalanan ke negeri lain untuk mencarinya.