SYEKH AHMAD BIN IDRIS AL-FASI RA

Ustadz Luqman Al-Hakim • 19 September 2024

SYEKH AHMAD BIN IDRIS AL-FASI RA

1. Tahun 1173 H/1760 M, kelahirannya.

2. Tahun 1181 H/1767 M, pindah ke Fez untuk menuntut ilmu. Belajar ilmu-ilmu zahir di Masjid al-Qarawiyyin kepada guru-guru di antaranya Syekh al Muhaqqiq Sayid Muhammad ibn ath-Thalib at-Tawudi ibn Sudah al Murri (Ibn Sudah) wafat th. 1209 H), Syekh Abdul Qadir al-’Arabi ibn Syaqrun al-Fasi (wafat th 1216 H), Syekh Abdul Karim al-Yazigni (wafat th. 1199 H), Syekh Limjaydri dan belajar tasawuf kepada Syekh Abdul Wahab at-Tazi al Hasani, juga belajar kepada Syekh Abu al-Qasim al-Wazir.

3. Tahun 1212-1213 H, meninggalkan Fez dan tiba di Iskandaria. Kemudian mampir di Kairo.

4. Akhir tahun 1213 H/1799 M, pindah ke Hijaz dan tinggal selama 30 tahun. Di sini tempat tinggalnya berpindah-pindah antara Mekah, Madinah, Mesir.

5. Tahun 1215 H/1800 M, tinggal di Thaif selama 2 tahun.

6. Tahun 1217 H/1802 M, ke Mekah.

7. 1228 H/1813 M meninggalkan Mekah menuju Qush (Mesir). Mengembangkan pusat tarekatnya di Zainiyyah, dekat Uqshur (Luxor), selain itu Hijazah, Syanhur, al-Jazbrah, Isna, Humaithira, Manfaluth dan Asyuth.

8. Tahun 1240 H/1825 M, kembali ke Mekah.

9. Tahun 1243 H/1828 M, ke Zabid. Tinggal selama 20 hari. Di sini bertamu kepada Abdur Rahman ibn Sulaiman al-Ahdal, mufti Zabid. Beliau bertolak ke pelabuhan al Mukha’, tinggal selama 4 bulan dan kembali ke Zabid.

10. Tahun 1245 H/1830 M, ke Shabya atas undangan pemerintahan prov. Asir. Selama di Yaman ia bertemu dengan Syekh al-Hasan ibn Ahmad ibn Abdullah al-’Amri adh-Dhamadi (‘Akish) yang kemudian menjadi muridnya dan menjadi Qadhi. Perdebatan dengan kaum Wahabi dicatat olehnya.

11. Tahun 1253 H/1837 M, wafat di Shabya, Yaman (Asir, Saudi).


Catatan Tambahan:

A. Tahun 1223 H, Syekh M. Utsman al Mirghani menjadi murid, di usia 15 th.

Tahun 1241 H, Syekh Muhammad bin Ali as Sanusi menjadi murid.

Tahun 1248 H, Syekh Ibrahim Ar Rasyid menjadi murid.

B. Sebutan nama Beliau. Lebih kurang 150 th sebelum lahir, leluhur Syekh Ahmad ibn Idris yang bernama Ali ibn Ahmad, pernah tinggal di al-’Ara’isy (sebuah pelabuhan di Moroko yang dikenal dengan Larache di dalam Bahasa Spanyol) yang terletak di pantai Lautan Atlantik. Karena itu Beliau digelari al-’Ara’isyi. Syekh Muhammad ibn Ali as-Sanusi menggunakan nama kunyah (gelar) Abu al-’Abbas untuk Syekh Ahmad ibn Idris, atau nama lainnya, Abu Muhammad, karena anak Beliau yang tertua bernama Muhammad.


Sumber: Biografi Syekh Ahmad Bin Idris Al Fasi al Hasani, Tarekat Al-Idrisiyyah, Mei 2014.