KRONOLOGI KEHIDUPAN SYEKH MUHAMMAD BIN ALI AS-SANUSI RA.

Ustadz Luqman Al-Hakim • 18 September 2024

KRONOLOGI KEHIDUPAN SYEKH MUHAMMAD BIN ALI AS-SANUSI RA.

1. Tahun 1202 H/1787 M, kelahiran di al-Wăsițah, Mustaghnam (Aljazair).

2. Tahun 1202-1219 H/1787-1804/5 M, pendidikan di negara asal.

3. Tahun 1219 H-1234 H/1804/5-1819 M, pindah ke Fez, menjalani kehidupan di sana. Beliau menimba ilmu di Universitas al-Qarawiyyin dari para Ulama besar, dan mengambil tarekat dari beberapa wali Allah yang terkenal, seperti Syaikh Abu al-’Abbas Ahmad at-Tijani dan Mawlay al-’Arabi ad-Darqawi.

4. Tahun 1235-1238 H/1820-23 M, meninggalkan Maghrib. Mendatangi Algeria sebelum beliau berpindah ke kota Tunis. Beliau belajar di Universitas az-Zaitunah (universitas tertua di Afrika Utara) untuk beberapa waktu. Lalu ke Tripoli dan pergi ke Cyrenaica (Libya). Beliau mulai mengajar ilmu-ilmu agama kepada orang banyak di dua buah tempat ini.

5. Tahun 1238 H/1823 M, tinggal di Kairo selama 2-3 tahun mengunjungi Universitas al-Azhar, lalu meneruskan perjalanan.

6. Tahun 1240-1245 H/1825-1840 M, tinggal di Mekkah, di mana ia mendirikan tharīqahnya sendiri, di antara tahun-tahun tersebut (1835-1837) dan kembali ke Maghribi. Di tahun 1241 H/1826 M, selama tinggal di kota Makkah al-Mukarramah beliau bertemu dengan guru mursyidnya, yakni Syaikh Ahmad ibn Idris.

7. Tahun 1243 H/1828 M, ketika Syaikh Ahmad ibn Idris pindah dari Makkah ke Yaman Beliau dengan diiringi rombongan murid-muridnya menuju pelabuhan al-Lith, dekat Mekkah. Di situ, beliau dilantik oleh gurunya (dalam usia 41 th) sebagai khalifah Syekh Ahmad bin Idris di Makkah.

8. Tahun 1840-1841 M, meninggalkan Mekkah bermaksud mengunjungi Maghribi. Tetapi setelah tinggal yang kedua di Kairo, beliau ke Tripoli dan tidak melanjutkan perjalanan ke Aljazair karena ancaman Prancis di Tunisia.

9. Tahun 1842-1845 M, Menuju al-Baydā' (Libya). Mendirikan zāwiyah pertama di Cyrenaica, dan zawiyahnya itu menjadi markas kegiatan Tarekat Sanusiyyah.

10. Tahun 1262 H/ 1846-1854 M, periode kedua ke Mekah dan Madinah, menetap di sana. Di sana didirikan zāwiyah di Arab dan Yaman.

11. Tahun 1854-1857/8 M, perjalanan ke Cyrenaica, mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan zāwiyah di al-Uzayyāt, th 1857/8 memindahan kantor pusat ke Jaghbūb, yang terletak di pendalaman padang pasir Cyrenaica. Jumlah zawiyahnya yang berdiri di masa hidupnya baru 22 buah, dan cukup berkembang pesat di tangan putra-putra dan cucunya (berjumlah 100 buah pada 1884 (1301 H) dan 136 buah pada 1902 (1319 H), kebanyakan tersebar di wilayah Libya, dan yang lainnya di Mesir dan Hijaz.

12. Tahun 1275 H/1859 M, wafat di Jaghbub (di pedalaman Libya).


Catatan Tambahan:

Syekh Muhammad bin Ali as Sanusi mengembangkan tarekat Sanusiyyah di Libya, dan bertahan selama 3 generasi (anak dan cucunya). Tarekatnya di Libya setelah masa Raja Idris (cucunya) redup seiring jatuhnya kekuasaannya dan diganti oleh Kolonel Muammar Khadafi.


Sumber: Sanusiyyah, Nicole Ziadeh dan Sufi and Scholar on New Edge: Muhammad bin Ali as Sanusi, Knut S. Vikor.