KISAH PERJALANAN UMROH

Ustadz Luqman Al-Hakim • 16 September 2024

KISAH PERJALANAN UMROH

Kisah perjalanan umrah Syekh Akbar M. Fathurahman, 4 bulan sebelum menjadi Mursyid, sungguh memperlihatkan pengalaman spiritual yang luar biasa. Ketika rombongan menunggu keberangkatan di Asrama Haji Bekasi, ternyata Syekh Akbar telah merasakan kehadiran ruhani Rasulullah Saw saat khutbah di Madinah. Air mata pun tak terbendung, menandakan betapa dahsyatnya pengalaman spiritual yang dialaminya kala itu. Namun, ketika tiba di Mekah dan melihat Ka’bah untuk pertama kali, Syekh Akbar justru merasakan sebaliknya. Ka’bah terasa sangat kecil, tidak memiliki kharisma seperti yang dibayangkan. Bahkan setelah tujuh kali thawaf, Ka’bah tetap terasa kecil dan biasa saja di matanya. Baru setelah menyadari bahwa cahaya Rasulullah telah masuk ke dalam hatinya, Syekh Akbar akhirnya bisa menyaksikan keagungan dan kharisma Ka’bah yang sesungguhnya.


Perjalanan umrah Syekh Akbar ini memberikan pelajaran berharga bahwa pengalaman spiritual tidak hanya ditentukan oleh objek lahiriah, namun lebih pada keadaan hati yang disinari oleh cahaya Ilahi. Hanya dengan hati yang terbuka dan dipenuhi oleh nur iman, seseorang dapat merasakan keajaiban dan keagungan tempat-tempat suci. Inilah yang membedakan pengalaman umrah Syekh Akbar pada dua kesempatan yang berbeda.