KARAKTER AJARAN ISLAM
Ustadz Luqman Al-Hakim • 10 September 2024
SIMPATIK merupakan karakter ajaran Islam. SIMPATIK:
- Simpel, tidak bertele-tele.
- Praktis, mudah diamalkan.
- Komprehensif, lengkap, utuh, tdk sepotong-sepotong, terintegrasi.
Imam Al Ghazali menyatakan bahwa ilmu ada yang bersifat pokok (rukun), yakni Tauhid, Fiqih dan Tasawuf. Rukun ini tidak bisa diganti. Ilmu tsb diturunkan secara khusus melalui Jibril As, kepada Nabi Saw dan dilanjutkan oleh para Ulama Rabbani.
Ilmu yang tertinggi darinya adalah makrifatullah, sebagai buah ketiga ilmu tsb. Makrifatullah merupakan hasil dari pelaksanaan 3 ilmu pokok sebelumnya.
Mengapa ibadah berat yang hanya 3 menit dengan bersuci di tempat yang suci? Disebabkan qalbu. Shalat dianggap tidak mendapatkan apa2.
Ilmu tasawuf adalah ujung tombak untuk membangkitkan umat. Dan bangkit ibadah karena sombong akan membuatnya malah celaka. Itulah hati, yang dipelajari oleh Ilmu tasawuf.
Wahyu belum turun, namun 2 ajaran tasawuf sudah diajarkan kepada Nabi Saw. Pertama, pembersihan jiwa (tazkiyatun nafs). Saat anak2, Nabi Saw dibedah dadanya dan hatinya dibersihkan dengan air zamzam oleh Jibril As.
Hati itu unik, jika berpenyakit malah orang yang terjangkit tidak merasakan sakit. Ibnu Athaillah menyebut sho'bun ilajuh.
Karena itu penyakit hati perlu dicek oleh pakarnya. Salah satu fungsi Mursyid adalah mengobati penyakit hati. Ia adalah pakar yang mengetahui penyakit hati orang lain yang berbahaya, seperti penyakit hasad, sombong, dll.
Nabi Saw dibersihkan hatinya oleh gurunya, bukan dengan sendirinya. Karenanya seseorang perlu seorang Mursyid untuk membersihkan batinnya, bukan dengan otodidak.
Ajaran Islam mengajak umatnya berfikir, tidak mendoktrin. Dalam surat Al-Waqi’ah Ayat 59:
ءَأَنتُمْ تَخْلُقُونَهُۥٓ أَمْ نَحْنُ ٱلْخَٰلِقُونَ
A antum takhluqụnahū am naḥnul-khāliqụn
Kamukah yang menciptakannya, atau Kamikah yang menciptakannya?
Demikianlah tasawuf, yang bersifat ta'aqauli (terjangkau akal). Ia mudah dipelajari. Dalam buku Tasawuf berkarakter Simpatik (4 jilid) menggunakan bahasa yang mudah.
Dalam memperkenalkan konsep wahdaniyah Islam memberikan gambaran, bagaimana jika tuhan itu lebih dari satu. Tentu akan kacau alam semesta. Sebagaimana pemimpin negeri ini yang membuat keputusan memindahkan ibukota, akan kontra pendapat yang mengakibatkan konflik jika presidennya lebih dari satu.
Makrifatullah adalah tersingkapnya hati dari segala penghalangnya. 4 faktor yang menjadi hijab hati, yakni nafsu, syetan, dunia, makhluk. Inilah yang harus dibersihkan. Hati yang tersingkap dari penghalangnya membuat hakikat diperoleh. Ibadah akan dirasakan sebagai anugerah. Shalat dianggap sebagai undangan dari Raja Diraja. 3 hakikat yang akan diperoleh: Kehidupan (kaun), Ubudiyyah, Uluhiyyah.
Ilmu pengantar: ilmu2 tafsir, Mushthalah hadis, nahwu sharaf, Ushul fiqh. Pengantar kepada pokok. Mempelajarinya fardhu kifayah.
Ilmu sains juga termasuk ilmu pengantar. Mempelajarinya bersifat fardhu kifayah. Umat Islam harus ada yang ahli yang menguasai IPTEK termasuk di bidang industri, dan ekonomi lainnya. Urusan penting yang menyangkut ibadah tidak diwakilkan kepada 'orang lain'.
Ilmu-ilmu ada yang bersifat permanen, tidak bisa diubah dan ada yang berubah disesuaikan dengan kondisi dan situasi. Ibadah mahdhah bersifat permanen, sedangkan ghayr mahdhah seperti kajian fiqih iqtishadiyah, siyasah, dll bisa berubah, dan memberikan ruang untuk ijtihad.
Cita-cita mendirikan universitas Idrisiyyah merupakan wujud untuk mengintegrasikan semua disiplin ilmu. Islam menguasai abad pertengahan karena telah melakukan hal ini. Islam akan maju dan tampil ke panggung dunia kembali jika konsep Simpatik ini dipelajari dan diamalkan.