Sentuhan Spiritual: Pengobatan "Aneh" yang Mujarab
MK IDRISIYYAH • 01 Maret 2025
Dalam perjalanan spiritualnya, Hujjatul Islam Imam Al Ghazali (w. 505 H/1111 M), seorang ulama besar dengan ilmu yang tak terbantahkan, bertemu dengan seorang guru yang sederhana. Mursyid yang seolah telah lama mengenalnya itu memahami betul penyakit batin yang sedang dihadapinya. Guru tersebut memerintahkan Imam Al Ghazali untuk membersihkan lantai dengan tangannya sendiri dan mengambil kotoran yang ada di sana. Ketika Imam Al Ghazali hendak melaksanakan perintah tersebut, sang Mursyid tiba-tiba menahannya dan berhasil menyembuhkan penyakit kronis yang disebabkan oleh keagungan ilmunya, yaitu ego yang membumbung tinggi. Penyakit itu pun lenyap seketika. Betapa akurat dan mujarab metode penyembuhan yang dilakukan oleh guru tersebut.
Dalam kisah lain, seorang nelayan sederhana menghampiri murid Syekh Abul Hasan asy Syadzili (w. 1258 M), seorang Mursyid yang dikenal kaya raya. Nelayan tersebut memohon doa kepada guru murid tersebut agar penyakit batinnya disembuhkan. Sang murid berpikir dalam hati, "Sungguh aneh, seorang fakir yang dikenal saleh dan taat masih meminta doa kepada gurunya yang kaya raya." Ternyata, si nelayan menderita penyakit batin berupa kecintaan yang berlebihan terhadap dunia (hubbud dunya), yang membuatnya sulit khusyu' dalam shalat. Dan ajaibnya, doa itu langsung terkabul, dan nelayan itu pun sembuh dari penyakit batinnya. Subhanallah.
Dikisahkan pula seorang murid yang berhari-hari menderita flu dan sakit tenggorokan yang tak kunjung sembuh. Suatu hari, saat berjalan tanpa disengaja, ia bertemu dengan gurunya. Dengan penuh harap, ia berdoa agar penyakitnya disembuhkan. Ia pun bersalaman dengan gurunya dan berkata, "Madad, Syekh Akbar!" Sungguh ajaib, penyakitnya hilang seketika, seolah tidak pernah ada. Ia menceritakan kisahnya dengan penuh keheranan. Benarlah apa yang dikatakan para ulama sufi, bahwa bertemu dengan seorang Mursyid adalah obat yang mujarab (tiryaq al-mujarrab). Hanya dengan bertemu saja, penyakit bisa sembuh. Betapa ajaibnya pengobatan para Sufi, yang bersumber dari hati yang bersih, bebas dari noda dan dosa.