Kisah Seorang Pria yang Sulit Meninggalkan Zina

MK IDRISIYYAH • 26 Maret 2025

Kisah Seorang Pria yang Sulit Meninggalkan Zina

Setelah malam Lailatul Qadar, Syekh Akbar bergegas menuju Jakarta untuk mengisi khutbah. Di tengah perjalanan, tepatnya di tol Cileunyi, seorang pria menghampirinya dengan tangisan. Pria itu mengaku tidak bisa berhenti berzina, meskipun sudah berkali-kali ketahuan oleh keluarganya.


Syekh Akbar menasihatinya bahwa kenikmatan dunia hanyalah sementara, dan usia manusia di dunia ini begitu singkat. Beliau kemudian menggambarkan keindahan bidadari di surga. Mendengar hal itu, pria tersebut pun tersadar dan bertekad untuk bertobat.


Sebelumnya, pria itu tidak termotivasi oleh surga dan tidak takut akan neraka. Ia menganggap surga dan neraka hanyalah dongeng belaka, karena hatinya yang telah tertutup oleh kemaksiatan. Ia terus mengejar kesenangan dunia yang sesaat, tanpa menyadari bahwa kesenangan itu bisa berubah menjadi kesengsaraan.


Padahal, alam semesta ini begitu luas dan menakjubkan. Galaksi Bima Sakti, misalnya, begitu besar sehingga bumi hanyalah seperti debu kecil di dalamnya. Jika Allah SWT mampu menciptakan alam semesta yang begitu luas, tentu Dia juga mampu menciptakan surga dan neraka.


Selain alam semesta yang terlihat, ada juga alam metafisik yang tidak terlihat. Di rumah yang dibeli oleh Hj. Mamah, misalnya, para peserta OPOP menyaksikan benda-benda bergerak sendiri. Di rumah Ibu Cucum, mereka mendengar suara-suara aneh. Ini adalah bukti keberadaan jin dan alam ruh.


Setelah kematian, manusia akan menjadi makhluk ruhani. Di alam Mahsyar, ruh dan jasad kita akan disatukan kembali. Semua ini telah dijelaskan dalam Al-Qur'an, sebagai pengingat bahwa kehidupan di dunia hanyalah sementara dan kehidupan akhiratlah yang kekal.