Kebangkitan Islam Akan Bersinar dari Timur Jauh, Indonesia Bersiaplah!

KOMINFO IDRISIYYAH • 31 Agustus 2025

Kebangkitan Islam Akan Bersinar dari Timur Jauh, Indonesia Bersiaplah!

Pekat malam di akhir acara pelantikan pengurus Jam’iyyah Ahlith Thariqah al-Mu’tabarah an-Nahdliyyah (JATMAN) Jawa Barat terasa penuh semangat. Suasana menjadi penuh harap ketika Syekh Akbar Muhammad Fathurahman, M.Ag., berdiri memberikan tausiyah yang menggugah hati para jamaah. Dengan suara yang tenang namun penuh keyakinan, beliau menyampaikan pesan besar:


“Ahli thariqah yang mu'tabarah dan berbalutkan Al-Qur’an serta Sunnah Rasulullah ﷺ, akan menjadi lokomotif penggerak kebangkitan umat di akhir zaman.”


Kata-kata itu bergema, seakan menjadi penanda arah perjalanan umat. Syekh Akbar menuturkan bahwa Baghdad, Damaskus, India, hingga Iran pernah menjadi pusat kejayaan Islam. Namun semua itu kini telah selesai. “Yang belum mendapatkan keemasan Islam adalah Timur Jauh, Indonesia,” tegas Beliau.


Harapan Kebangkitan Islam dari Indonesia

Pesan ini bukan sekadar ramalan kosong, tetapi sebuah ajakan untuk bersiap diri. Indonesia dengan jutaan umat Muslimnya, dengan kuatnya akar tarekat yang mu'tabarah, dipercaya akan menjadi pusat cahaya Islam di akhir zaman.


Syekh Akbar mengingatkan jamaah “Maka oleh sebab itu, jemaah sekalian, mari kita pegang thariqah ini kemuktabarahannya kita Jaga dan jadilah ahli thariqah yang sesungguhnya. Jadilah ahli taqwa supaya maqamat dan ahwal kita benar-benar dihiasi dengan kedudukan yang terpuji.”


Beliau lalu mengarahkan pandangan batin jamaah agar melihat dunia dengan kaca mata Al-Qur’an. Dunia hanyalah mata’un qalil —kenikmatan yang sedikit. Ketika hati seorang salik telah merasakan waridat ilahiyah, dunia tampak kecil dan yang benar-benar besar hanyalah Allah ﷻ.


“Qalbunya sudah merasakan kenikmatan bersama Allah. Keintiman dengan Allah. Dunia ini kecil yang besar adalah Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ungkap Syekh Akbar penuh penekanan.


Menyambut Kemuliaan Islam

Tausiyah itu seakan membangunkan kesadaran baru. Bahwa kebangkitan Islam bukan lagi cerita masa lalu, tetapi janji yang harus dipersiapkan dengan kesungguhan. Indonesia dipanggil untuk menjadi pusat keemasan Islam, bukan dengan kekuatan politik semata, melainkan dengan kekuatan ruhani yang bersumber dari tarekat mu'tabarah.


Kini, tugas kaum Muslimin di Nusantara adalah menjaga warisan spiritual ini, memperkuat amal dan taqwa, serta menyiapkan diri menyambut kemuliaan Islam yang akan bersinar dari Timur Jauh.