Syekh Akbar Terima Kunjungan Guru Besar UIN Jakarta dan Wakil Syuriah PCNU Tangerang
KOMINFO IDRISIYYAH • 06 Januari 2025
Syekh Akbar Terima Kunjungan Guru Besar UIN Jakarta dan Wakil Syuriah PCNU Tangerang
Tarekat Idrisiyyah | Jakarta, 5 Januari 2025 – Setelah selesai memimpin Pengajian Arbain bulan Januari di Zawiyah Utama Jakarta, Syekh Akbar Muhammad Fathurahman menerima kunjungan dua tokoh penting, yaitu Prof. Dr. Ahmad Rodoni, MM (Guru Besar Ekonomi Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) dan KH. Mahmudin Abdullah, S.Ag (Wakil Syuriah PCNU Kota Tangerang). Pertemuan yang penuh kehangatan ini berlangsung di ruang pertemuan Zawiyah Utama Jakarta.
Prof. Dr. Ahmad Rodoni adalah seorang akademisi dan praktisi ekonomi Islam terkemuka di Indonesia. Beliau menjabat sebagai Guru Besar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta serta dikenal sebagai penulis berbagai buku tentang ekonomi syariah. Kepakarannya di bidang ekonomi Islam menjadikannya salah satu tokoh yang memiliki perhatian besar terhadap integrasi nilai-nilai agama dalam pembangunan ekonomi umat.
Sementara itu, KH. Mahmudin Abdullah merupakan ulama kharismatik yang saat ini menjabat sebagai Wakil Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tangerang. Selain aktif dalam organisasi keagamaan, beliau juga dikenal sebagai pembimbing spiritual yang aktif membina umat melalui pengajian-pengajian rutin dan konsultasi keagamaan.
Dalam pertemuan pada pagi hari tersebut, Prof. Ahmad Rodoni mengungkapkan bahwa ia telah lama mengikuti dakwah Syekh Akbar melalui media sosial dan beliau merasa ada ketertarikan batin yang mendalam untuk bertemu dan berdiskusi langsung dengan Syekh Akbar, kehadirannya di Pengajian Arbain tidak terlepas dari peran KH. Mahmudin Abdullah yang mengajaknya untuk hadir di majelis Syekh Akbar di Masjid Al Fattah Batu Tulis Jakarta.
Prof. Ahmad Rodoni menyampaikan rasa bahagianya bisa bertemu langsung dengan Syekh Akbar. Diskusi berlangsung hangat dengan pembahasan mendalam seputar tarekat, tasawuf, dan relevansinya dalam kehidupan modern. Selain itu, baik Prof. Ahmad Rodoni maupun KH. Mahmudin Abdullah memohon ijazah wirid dari Syekh Akbar. Sebagai tanda kenangan, Prof. Ahmad Rodoni juga meminta tanda tangan Syekh Akbar di kitab Hadiqaturriyahin yang merupakan buku wirid harian dari jamaah Tarekat Idrisiyyah.
Selepas perbincangan bersama Syekh Akbar maka Prof Ahmad Rodono menunjukan bentuk dukungannya terhadap pendidikan Islam di lingkungan Tarekat Idrisiyyah, Prof. Ahmad Rodoni memberikan infaq untuk pembangunan kawasan terintegrasi Idrisiyyah. Kawasan ini dirancang untuk menjadi pusat pendidikan, dakwah dan pemberdayaan ekonomi berbasis tasawuf yang berlokasi di Tasikmalaya.
Tidak hanya itu, Prof. Ahmad Rodoni juga mengutarakan niatnya untuk berkunjung ke Tasikmalaya dalam waktu dekat. Agenda kunjungan tersebut mencakup pemberian kuliah umum tentang ekonomi Islam kepada para mahasantri Idrisiyyah. Kehadiran beliau diharapkan dapat memberikan inspirasi dan wawasan yang luas kepada generasi muda tentang pentingnya ekonomi berbasis nilai-nilai Islam.
Pertemuan ini menjadi salah satu momen penting dalam mempererat silaturahmi antara ulama, akademisi, dan tokoh umat Islam. Dengan adanya sinergi antara spiritualitas dan ekonomi Islam, diharapkan dakwah tarekat dapat memberikan dampak yang lebih luas dalam membangun kehidupan umat yang harmonis dan sejahtera, baik secara spiritual maupun material.
Melalui pertemuan ini, tercermin harapan besar akan kerja sama yang lebih erat antara Tarekat Idrisiyyah dan berbagai tokoh dalam memperkuat dakwah Islam, terutama dalam mengintegrasikan tasawuf dengan berbagai aspek kehidupan umat.