Mursyid Tarekat Idrisiyyah Menjadi Bagian dari Pengurus Idaroh Aliyah JATMAN 2025–2030

KOMINFO IDRISIYYAH • 26 April 2025

Mursyid Tarekat Idrisiyyah Menjadi Bagian dari Pengurus Idaroh Aliyah JATMAN 2025–2030

Tarekat Idrisiyyah | Jakarta, 21 Januari 2025 – Momentum penting tercipta dalam dunia tarekat nasional, ketika Syekh Akbar Muhammad Fathurahman, M.Ag., Mursyid Tarekat Idrisiyyah, secara resmi ditetapkan sebagai salah satu Rais dalam kepengurusan Idaroh Aliyah Jam'iyah Ahli Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN) untuk masa khidmat 2025–2030. Keputusan ini dikukuhkan melalui Surat Keputusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Nomor: 3504/PB.01/A.II.01.33/99/01/2025.​


Pengesahan susunan kepengurusan Idaroh Aliyah JATMAN merupakan tindak lanjut dari hasil Kongres XIII JATMAN yang berlangsung pada 21–22 Desember 2024 di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah. Kongres ini menghasilkan kepengurusan baru yang kemudian dilegitimasi oleh PBNU, sebagaimana diamanatkan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Nahdlatul Ulama​.


Langkah ini memperkuat JATMAN sebagai institusi yang mewadahi tarekat mu'tabarah di lingkungan Nahdlatul Ulama, sekaligus memperkokoh jejaring ulama thariqah di tingkat nasional.


Keterlibatan Syekh Akbar Muhammad Fathurahman, M.Ag. sebagai Rais dalam struktur Ifadliyah JATMAN menjadi bagian dari konsolidasi nasional ulama thariqah mu’tabarah. Beliau merupakan Mursyid Tarekat Idrisiyyah, sebuah tarekat yang telah berakar kuat di kalangan umat dan dikenal karena pendekatan spiritual yang integratif antara tasawuf, pendidikan, dan pengembangan masyarakat.


Tidak hanya aktif dalam tarekat, Syekh Akbar juga dikenal luas sebagai pendakwah yang telah konsisten menyampaikan kajian tasawuf melalui layar televisi nasional. Sejak tahun 2016 hingga saat ini, beliau menjadi narasumber tetap dalam program kajian tasawuf di TVRI Nasional, menjadikannya sebagai salah satu suara utama dalam pengarusutamaan nilai-nilai tasawuf di ruang publik.


Kiprahnya ini tidak hanya memperluas jangkauan dakwah tarekat, tetapi juga membuktikan kemampuan adaptasi ulama thariqah dalam menjawab tantangan dakwah modern—termasuk media massa dan transformasi digital.


Signifikansi Keterlibatan Mursyid Tarekat Idrisiyyah

Masuknya Syekh Akbar dalam struktur Idaroh Aliyah JATMAN membawa beberapa makna penting. Pertama, ini memperlihatkan keterbukaan JATMAN terhadap diversitas tradisi tarekat yang hidup di tengah masyarakat. Kedua, keterlibatan beliau memperluas kontribusi pesantren tarekat dalam memperkuat moderasi beragama dan spiritualitas masyarakat urban.


Sebagai mursyid yang aktif dalam pendidikan, dakwah, dan pengembangan sosial berbasis nilai-nilai thariqah, Syekh Akbar diharapkan menjadi jembatan antara tradisi tarekat klasik dengan tantangan kehidupan modern, termasuk penguatan peran tarekat dalam membangun masyarakat madani​.


Pengesahan ini bukan hanya sekadar administrasi organisasi, melainkan juga simbol kesinambungan dan pembaharuan dalam dunia thariqah di Indonesia. Kehadiran Syekh Akbar Muhammad Fathurahman, M.Ag. di jajaran Rais Idaroh Aliyah JATMAN mempertegas semangat kolaborasi antar-ulama thariqah dan memberi harapan baru bagi masa depan spiritualitas umat Islam Nusantara.