Lebih dari 1.400 Jamaah Hadiri Malam Muhasabah Muharram 3.0 di Natural Hill
KOMINFO IDRISIYYAH • 04 Agustus 2025
TAREKAT IDRISIYYAH | Lembang, 2-3 Agustus 2025 — Lebih dari 1.400 jamaah dari berbagai Zawiyah yang ada di Indonesia memadati kawasan Natural Hill, Lembang, dalam rangka mengikuti kegiatan Malam Muhasabah Muharram 3.0 (M3) yang diselenggarakan oleh Tarekat Idrisiyyah, Sabtu–Ahad, 2–3 Agustus 2025. Kegiatan ini menjadi sebuah event bersama untuk menyambut tahun baru Islam dengan muhasabah, dzikir dan menanamkan semangat baru dalam ibadah.
Kegiatan dimulai sejak Sabtu pagi dengan pemberangkatan jamaah dari berbagai daerah, termasuk Aceh, Jabodetabek, Bekasi, Bandung dan Tasikmalaya. Setibanya di lokasi, peserta melakukan registrasi dan persiapan tenda sebelum memasuki rangkaian acara utama.
Sore harinya, suasana keakraban mulai terasa dalam sesi Live Musik Senja bersama nasyid gambus The Sufi. Diselingi doorprize dan hiburan ringan, momen ini menjadi ajang penyambung rasa antar-zawiyah sebelum memasuki malam muhasabah tidak ketinggal Idrisiyyah Travel mempromosikan produk mereka seperti program umroh dan juga program baru yaitu wisata kota santri.
Puncak Acara, Berdzikir di Hamparan Alam
Puncak acara berlangsung selepas Maghrib hingga malam hari dalam balutan suasana spiritual yang dalam. Acara dibuka dengan pembacaan tilawah oleh Ust. Dadang Musyadad, dilanjutkan sambutan dari Mudir Majelis Ketarekatan Ust. Asep Deni, M.Pd. Malam pun diisi dengan nasyid gambus dari grup The Sufi dan tausiyah utama oleh Syekh Akbar Muhammad Fathurrahman, M.Ag.
Dalam kajiannya, Syekh Akbar menekankan pentingnya membangun hubungan khusus dengan Allah melalui dzikir harian yang konsisten.
“Untuk memperoleh nikmat batin, nikmat yang khusus ini, jalankan wirid hariannya. Setiap hari harus punya waktu yang khusus untuk berzikir. Bisa di masjid, bisa di rumah. Di waktu pagi setelah Subuh sampai Syuruk, atau setelah Tahajud,” tegas beliau di hadapan ribuan jamaah yang larut dalam keheningan malam.
Tahajud dan Isyraq, Menutup Malam dengan Cahaya
M3 tidak berhenti di malam hari. Jamaah kembali bangun di sepertiga malam terakhir untuk menunaikan tahajud berjamaah pukul 03.00 WIB, lalu melanjutkan dzikir dan sholat Subuh bersama hingga waktu Isyraq.
Suasana hening yang disertai alunan dzikir membuat banyak jamaah larut dalam suasana yang menyentuh hati. Bagi banyak peserta, momen ini menjadi penyemangat baru menyambut 1447 H.
Simak juga berita lainnya tentang "Direktur Idrisiyyah Tour & Travel Pimpin Sidang Pleno Mukernas II SAPUHI di Padang" pada link berikut » Tarekat Idrisiyyah - Artikel Kajian
Malam Muhasabah Muharram bukan sekadar agenda tahunan, tetapi bagian dari dakwah Tarekat Idrisiyyah untuk menyadarkan umat pentingnya penyucian diri dan menanamkan semangat ibadah. Gerakan ini turut mendorong para jamaah untuk memakmurkan masjid, menjadikan waktu-waktu khusus sebagai ruang zikir dan muhasabah, baik secara individu maupun berjamaah.