Pesan Mudir Ma’had Lil Banin dalam Penutupan Kemah Akbar X
KOMINFO IDRISIYYAH • 20 November 2025
Pondok Pesantren Idrisiyyah | Tasikmalaya 19 November 2025 - Kegiatan Kemah Akbar X Pondok Pesantren Idrisiyyah Putra resmi ditutup pada Rabu pagi di Pasir Pataya, kawasan perkemahan yang selama tiga hari menjadi tampat Kemah Akbar dan menjadi sarana latihan kedisiplinan dan kemandirian santri. Seluruh peserta, pembina, dan panitia mengikuti apel penutupan yang dipimpin oleh Mudir Ma’had Lil Banin, Ust. Deden Hidayatulloh, M.Pd.
Refleksi Singkat Tiga Hari Pelaksanaan
Dalam penutupan, Ust. Deden Hidayatulloh, M.Pd. memberikan arahan singkat mengenai pentingnya pengalaman kemah sebagai bagian dari pembentukan karakter santri. Beliau menyoroti bahwa rangkaian kegiatanmulai dari pendirian tenda, hiking, pionering, masak rimba, hingga Camp Games Rush telah menjadi proses pembelajaran nyata tentang kerja sama, tanggung jawab dan ketangguhan mental.
Beliau juga mengapresiasi para peserta yang tetap menunjukkan disiplin meskipun menghadapi cuaca yang berubah dan aktivitas fisik yang padat selama kegiatan berlangsung.
Suasana penutupan di Pasir Pataya berlangsung khidmat. Seluruh batalion membentuk formasi apel, menyimak evaluasi umum dari pembina, serta menyaksikan pengumuman regu-regu terbaik. Area perkemahan yang sebelumnya dipadati aktivitas kini menjadi saksi perjalanan para santri yang telah melewati latihan lapangan dengan penuh semangat.
Penyerahan apresiasi kepada pemenang lomba menambah kehangatan acara. Momen ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian kegiatan sekaligus pengingat bahwa nilai-nilai yang dibangun selama kemah harus dibawa kembali ke kehidupan ma’had.
Simak juga berita lainnya pada link berikut » Pengumuman Juara Kemah Akbar X menjadi Ajang Kompetisi yang Menguatkan Karakter Santri - Tarekat Idrisiyyah
Kembali ke Pesantren dengan Bekal Kemandirian
Kemah Akbar X memberikan ruang bagi para santri untuk keluar dari zona nyaman dan belajar mengelola diri dalam situasi yang menuntut ketahanan fisik serta kecerdikan berpikir. Dengan berakhirnya kegiatan, pembina berharap para peserta kembali dengan peningkatan kedewasaan, kemandirian, serta kemampuan bekerja dalam tim.
Bagi orang tua, penutupan ini menjadi kabar menggembirakan bahwa putra-putra mereka telah menyelesaikan program pembinaan karakter yang dirancang secara terarah dan aplikatif.