Tasikmalaya — Pondok Pesantren Idrisiyyah dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Temu Ilmiah Regional (TEMILREG) Forum Silaturahmi Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) Jawa Barat 2026 yang berlangsung selama tiga hari, 31 Juli–2 Agustus 2026. Mengusung tema "Optimalisasi Peran Industri Halal dan Transformasi Digital sebagai Upaya Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Umat yang Berkelanjutan", kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi, pengembangan keilmuan, sekaligus penguatan jejaring bagi mahasiswa ekonomi syariah dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Barat.
Rangkaian kegiatan hari pertama diawali dengan pembukaan resmi yang dihadiri oleh CEO Idrisiyyah Foundation, Bapak Mara Umar, M.E., Ketua Program Studi Ekonomi Syariah STAI Idrisiyyah, Bapak Iman Fauzi Sudirman, M.E., serta Presidium Nasional FoSSEI, Abdul Wahab, S.E. Momentum pembukaan menjadi penegasan komitmen bersama dalam mendorong pengembangan ekonomi syariah melalui kolaborasi, inovasi, dan transformasi digital. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan seminar yang menghadirkan berbagai gagasan dan wawasan mengenai industri halal, transformasi digital, serta peluang penguatan ekonomi syariah di Indonesia.
Memasuki hari kedua, para delegasi mengikuti rangkaian perlombaan yang meliputi Sharia Business Plan (SBP), Sharia Policy Case Study (SPCS), dan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI). Berbagai ide dan inovasi terbaik dipresentasikan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam menjawab tantangan pengembangan ekonomi syariah yang berkelanjutan.
Pada hari yang sama, peserta juga diajak melaksanakan ziarah ke maqam Masyayikh Pondok Pesantren Idrisiyyah sebagai bentuk penghormatan kepada para ulama sekaligus refleksi atas nilai-nilai perjuangan dan dakwah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Sarasehan FoSSEI bersama alumni BAPERAG FoSSEI yang menjadi ruang berbagi pengalaman, mempererat ukhuwah, serta memperkuat semangat kaderisasi di lingkungan FoSSEI.
Rangkaian TEMILREG FoSSEI Jawa Barat 2026 ditutup pada hari ketiga dengan Taujihat wal Irsyadat yang disampaikan oleh Ust. Adang Nurdin, M.S., M.Pd. Dalam kesempatan tersebut, peserta mendapatkan penguatan nilai-nilai kepemimpinan, keilmuan, serta pentingnya menjaga semangat perjuangan dalam mengembangkan ekonomi syariah yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Sebagai penutup, dilaksanakan Awarding Session untuk memberikan apresiasi kepada para pemenang berbagai perlombaan, yang kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh delegasi, panitia, dan tamu undangan sebagai penanda berakhirnya rangkaian kegiatan.
Kepercayaan yang diberikan kepada Pondok Pesantren Idrisiyyah sebagai tuan rumah TEMILREG FoSSEI Jawa Barat 2026 menjadi amanah sekaligus wujud kontribusi pesantren dalam mendukung pengembangan ekonomi syariah di kalangan generasi muda. Diharapkan, kegiatan ini semakin mempererat sinergi antarlembaga, melahirkan gagasan-gagasan yang bermanfaat, serta menumbuhkan semangat kolaborasi untuk mewujudkan kemandirian ekonomi umat yang berkelanjutan.