Syekh Akbar Terima Kunjungan Syekh Walid Ibrahim Al Malik, Bahas Dakwah Perdamaian dan Kondisi Muslim Pattani

KOMINFO IDRISIYYAH • 05 Agustus 2026

Syekh Akbar Terima Kunjungan Syekh Walid Ibrahim Al Malik, Bahas Dakwah Perdamaian dan Kondisi Muslim Pattani

Tasikmalaya – Pesantren Idrisiyyah menerima kunjungan ulama kharismatik asal Malaysia, Syekh Walid Ibrahim Al Malik, pada Selasa (4/8). Kunjungan tersebut menjadi momentum mempererat ukhuwah antara ulama Indonesia dan Malaysia sekaligus membahas berbagai isu strategis umat Islam, khususnya penguatan dakwah yang menebarkan nilai-nilai perdamaian dan persatuan.


Kedatangan Syekh Walid ke Pesantren Idrisiyyah merupakan bagian dari rangkaian safari dakwah beliau di Indonesia yang meliputi Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Meski kedua ulama sebelumnya telah beberapa kali bertemu di Malaysia dan Bogor, pertemuan di Pesantren Idrisiyyah, Tasikmalaya, menjadi kunjungan perdana Syekh Walid ke pusat dakwah Tarekat Idrisiyyah.


Dalam suasana pertemuan di kediaman Syekh Akbar, Syekh Walid menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi umat Islam di Pattani, Thailand, yang hingga kini masih menghadapi situasi yang tidak kondusif akibat konflik yang berlangsung di wilayah tersebut. Menurut beliau, kondisi tersebut menjadi perhatian banyak ulama karena berdampak pada kehidupan masyarakat dan citra Islam sebagai agama yang membawa rahmat.


Menanggapi hal itu, Syekh Akbar Muhammad Fathurahman menegaskan bahwa dakwah Islam harus senantiasa meneladani Rasulullah ﷺ yang mengedepankan hikmah, kesabaran, dan jalan damai dalam menghadapi berbagai persoalan. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi utama dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun dan harmonis.


Syekh Walid menyambut baik pandangan tersebut. Menurutnya, masih terdapat kelompok-kelompok yang memilih jalan konfrontasi sehingga menghambat upaya perdamaian yang terus diperjuangkan oleh para ulama. Karena itu, diperlukan peran yang lebih kuat dari para ulama untuk menghadirkan dakwah yang menenangkan, mempersatukan, dan mengedepankan solusi.


Sebagai bentuk ikhtiar bersama, Syekh Akbar dan Syekh Walid sepakat untuk memperkuat sinergi melalui Rabithah Masyaikh Sufiyah Nusantara dalam memberikan dukungan kepada para ulama sufi di Pattani. Dukungan tersebut diarahkan untuk menguatkan dakwah Islam yang menebarkan kasih sayang, mempererat persaudaraan, serta mendorong terciptanya perdamaian di tengah masyarakat.


Selain membahas kondisi Pattani, kedua ulama juga bertukar pandangan mengenai perkembangan dakwah tasawuf di kawasan Asia Tenggara. Keduanya menegaskan bahwa pendekatan tasawuf memiliki kontribusi penting dalam membangun akhlak, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menjadi jalan dakwah yang menyejukkan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi umat saat ini.


Sebagai penutup rangkaian silaturahmi, Syekh Akbar menjamu Syekh Walid Ibrahim Al Maliki beserta rombongan yang berjumlah lima orang dengan makan siang bersama di Rumah Makan Sunda Panyawah, salah satu unit usaha Tarekat Idrisiyyah. Jamuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, menjadi simbol eratnya hubungan persaudaraan antara ulama Indonesia dan Malaysia serta komitmen bersama dalam memperkuat dakwah Islam yang damai, moderat dan membawa rahmat bagi semesta alam.