PSPD Cabang Tasikmalaya Resmi Diresmikan, Jadi Catatan Historis bagi Idrisiyyah

KOMINFO IDRISIYYAH • 22 Agustus 2026

PSPD Cabang Tasikmalaya Resmi Diresmikan, Jadi Catatan Historis bagi Idrisiyyah

Qini Nasional 163 | Tasikmalaya, 21 Agustus 2026 — Rangkaian Qini Nasional 163 di Pesantren Idrisiyyah, Tasikmalaya, turut diwarnai dengan peresmian Pencak Silat Pusaka Djakarta (PSPD) Cabang Tasikmalaya pada Jumat (21/8/2026). Peresmian yang berlangsung di Aula Musyahadah ini menjadi momentum penting bagi pengembangan seni bela diri sekaligus pembinaan sumber daya manusia di lingkungan Idrisiyyah.


CEO Idrisiyyah, Bapak Mara Umar, dalam sambutannya mengungkapkan rasa bahagia melihat antusiasme para pesilat yang hadir memenuhi Aula Musyahadah. Menurutnya, kehadiran dan berkembangnya para pesilat menjadi bagian dari ikhtiar membangun sumber daya manusia Idrisiyyah. “Apa yang sedang kita upayakan hari ini, insya Allah adalah catatan historis, di mana Idrisiyyah akan terus berkembang SDM-nya karena ditopang oleh para pendekar,” ungkapnya.


Momentum tersebut semakin bermakna dengan disampaikannya rasa syukur oleh Bang Syafii, selaku Ketua Umum Pencak Silat Pusaka Djakarta, atas telah diperolehnya SK PSPD Cabang Tasikmalaya dari IPSI Kabupaten Tasikmalaya. Legalitas tersebut menjadi langkah penting bagi pengembangan PSPD di Tasikmalaya sekaligus membuka ruang pembinaan yang lebih luas bagi para pesilat.


Dalam kesempatan tersebut, Bapak Syafii juga mengisahkan kembali perjalanan sejarah yang memiliki hubungan erat antara PSPD dan Pesantren Idrisiyyah. Ia mengenang bagaimana dirinya dahulu menemukan Pesantren Idrisiyyah sebagai tempat belajar tarekat pertama bagi Babeh Uci, pendiri Pencak Silat Pusaka Djakarta yang kini telah wafat. Kisah tersebut menjadi pengingat bahwa peresmian PSPD Cabang Tasikmalaya bukan sekadar pembukaan sebuah cabang, tetapi juga memiliki jejak historis dan spiritual yang menghubungkan perjalanan para pendahulu dengan generasi yang melanjutkannya hari ini.


Setelah prosesi peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan silat di panggung utama Pesantren Idrisiyyah pada sore harinya. Para pesilat memperlihatkan berbagai gerakan dan teknik pencak silat yang menampilkan ketangkasan, kekuatan, kedisiplinan, serta kekompakan. Penampilan tersebut mendapat perhatian jamaah Qini Nasional 163 yang hadir menyaksikan langsung.


Kehadiran PSPD dalam rangkaian Qini Nasional 163 memperlihatkan bahwa pembinaan generasi tidak hanya dilakukan melalui pendidikan keilmuan dan spiritual, tetapi juga melalui pengembangan fisik, mental, kedisiplinan, dan keberanian. Sebagaimana disampaikan CEO Idrisiyyah, para pendekar diharapkan menjadi bagian dari kekuatan sumber daya manusia yang terus tumbuh dan berkembang.


Dengan diresmikannya PSPD Cabang Tasikmalaya, diharapkan lahir semakin banyak generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan bela diri, tetapi juga karakter, kedisiplinan, dan nilai-nilai luhur yang dapat menjadi bekal dalam mengabdi kepada masyarakat.


Peresmian PSPD Cabang Tasikmalaya dan penampilan silat menjadi salah satu rangkaian Qini Nasional 163 yang mengusung tema “Menuju Cahaya”, sekaligus menjadi catatan baru dalam perjalanan panjang hubungan antara seni bela diri, pembinaan generasi, dan Pesantren Idrisiyyah.