Qini Nasional 163 Hadirkan Kelas Tasawuf untuk Memperdalam Pemahaman Jamaah

KOMINFO IDRISIYYAH • 23 Agustus 2026

Qini Nasional 163 Hadirkan Kelas Tasawuf untuk Memperdalam Pemahaman Jamaah

Tasikmalaya — Dalam rangkaian Qini Nasional 163, Sufi Training Center (STC) menghadirkan Kelas Tasawuf pada Sabtu, 22 Agustus 2026, yang disusun dalam tiga tahapan pembelajaran. Setiap chapter membahas bagian yang saling berkaitan, mulai dari mengenal dasar tasawuf, memahami makna tarekat, hingga menghidupkan perjalanan seorang murid melalui amaliyah.


Pada Chapter 1, materi Pengenalan Dasar Tasawuf disampaikan oleh Ustadz Adang Nurdin MS. Al Idrisi, M.Pd. Jamaah diajak mengenal tasawuf sebagai proses pembinaan diri yang tidak hanya berkaitan dengan pengetahuan, tetapi juga upaya memperbaiki hati, akhlak, dan hubungan seorang hamba dengan Allah SWT.


Pembelajaran berlanjut pada Chapter 2 dengan materi Pendalaman Makna Tarekat yang disampaikan oleh Ustadz Asep Deni Al Idrisi, M.Pd. Pada sesi ini, jamaah diajak memahami tarekat sebagai jalan pembinaan yang membutuhkan kesungguhan dan bimbingan. Tarekat tidak hanya dipahami sebagai jalan yang ditempuh, tetapi juga sebagai proses untuk membentuk diri melalui pengamalan dan pembinaan hati.


Selanjutnya, Chapter 3 menghadirkan materi Amaliyah Murid bersama Ustadz Ahmad Faqih Al Idrisi, S.Pd. Setelah mengenal dasar tasawuf dan memahami makna tarekat, jamaah diarahkan untuk memahami bagaimana nilai-nilai tersebut dihidupkan melalui amaliyah. Kesungguhan dalam menjalankan amalan secara istiqamah menjadi bagian penting dalam perjalanan seorang murid.


Rangkaian Kelas Tasawuf ini menjadi ruang bagi jamaah untuk memahami tasawuf secara bertahap, dari ilmu menuju penghayatan dan pengamalan. Setiap materi saling melengkapi agar pemahaman yang diperoleh tidak berhenti pada pengetahuan, tetapi dapat menjadi bagian dari proses pembinaan diri dalam kehidupan sehari-hari.


Melalui pembelajaran ini, diharapkan jamaah semakin mengenal nilai-nilai tasawuf dan tarekat, memahami kedudukan amaliyah dalam perjalanan seorang murid, serta terus menumbuhkan kesungguhan dalam memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.