Syekh Akbar Berikan Talqin Dzikir kepada Murid Baru di Yogyakarta, Pengurus Zawiyah Turut Diperkenalkan

KOMINFO IDRISIYYAH • 27 Agustus 2026

Syekh Akbar Berikan Talqin Dzikir kepada Murid Baru di Yogyakarta, Pengurus Zawiyah Turut Diperkenalkan

Tarekat Idrisiyyah | Yogyakarta, 26 Agustus 2026 — Rangkaian Safari Dakwah Mursyid Tarekat Idrisiyyah, Syekh Akbar Muhammad Fathurahman, M.Ag., di Yogyakarta berlanjut dengan agenda pembinaan dan talqin dzikir bagi murid baru. Kegiatan berlangsung di Soeltan Cafe And Resto, Rabu (26/8) bersama jamaah dan pengurus Zawiyah Yogyakarta.


Talqin dzikir menjadi bagian penting dalam perjalanan pembinaan ruhani murid. Dalam kesempatan tersebut, Syekh Akbar memberikan talqin kepada murid baru sekaligus menjelaskan wirid dan dzikir yang bersumber dari kitab Hadiqaturrayyahin. Pembinaan ini menjadi momentum bagi para murid untuk memahami amalan dzikir sekaligus menapaki proses pembinaan diri secara lebih terarah.


Pertemuan tersebut juga menjadi momentum untuk mengenal para pengurus Zawiyah Yogyakarta yang menjadi bagian dari penggerak kegiatan dan pembinaan jamaah di wilayah tersebut.


Ust. Munif Tauhid merupakan Ketua Zawiyah Yogyakarta, sementara Mas Agus dipercaya sebagai Bendahara Zawiyah Yogyakarta. Kehadiran keduanya bersama Syekh Akbar mencerminkan kedekatan antara mursyid, pengurus, dan jamaah dalam menjaga keberlangsungan pembinaan di daerah.


Dalam perjalanan dakwah, keberadaan zawiyah tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga menjadi ruang untuk menjaga silaturahmi, menghidupkan dzikir, dan mendampingi para murid dalam proses pembinaan.


Selain pengurus Zawiyah, turut hadir Bapak Aang, pemilik RM Soeltan yang menjadi tempat berlangsungnya kegiatan. Dalam kesempatan tersebut, Bapak Aang juga termasuk yang akan mengikuti talqin bersama Syekh Akbar.


Dari Talqin Menuju Pembinaan Diri

Talqin yang diberikan Syekh Akbar menjadi bagian dari rangkaian Safari Dakwah yang sebelumnya diawali dengan Kajian Maulid di Loman Park Hotel. Jika pada malam sebelumnya jamaah diajak menghidupkan kecintaan kepada Rasulullah ﷺ melalui Maulid dan shalawat, maka pembinaan di RM Soeltan membawa perjalanan tersebut pada tahap yang lebih personal yaitu membina hati melalui dzikir.


Perjalanan ini mengingatkan bahwa cinta kepada Rasulullah ﷺ tidak hanya dirasakan dalam suasana majelis, tetapi perlu diteruskan melalui pembinaan diri, dzikir, dan usaha membersihkan hati.


Dari Yogyakarta, Syekh Akbar bersama rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Sidoarjo untuk meneruskan rangkaian Safari Dakwah dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad ﷺ.