Idrisiyyah Foundation Dukung Penguatan Pembinaan Warga Binaan melalui Sinergi Lintas Sektor
KOMINFO IDRISIYYAH • 08 September 2026
Tarekat Idrisiyyah | Tasikmalaya, 3 September 2026 — Upaya memperkuat pembinaan dan pemenuhan hak warga binaan terus dikembangkan melalui sinergi lintas sektor. Hal tersebut diwujudkan melalui Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Lapas Kelas IIB Tasikmalaya dengan sejumlah instansi dan stakeholder, Kamis (3/9).
Kegiatan yang berlangsung di Lapas Kelas IIB Tasikmalaya tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan, lembaga, organisasi profesi, serta mitra masyarakat. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembinaan yang lebih menyeluruh, tidak hanya dalam aspek pemasyarakatan, tetapi juga kesehatan, pendidikan, kemandirian, mitigasi bencana, hingga pembinaan rohani.
Dalam kesempatan tersebut, Idrisiyyah Foundation turut hadir sebagai salah satu mitra dalam mendukung rangkaian pembinaan bagi warga binaan. Doa pembuka dalam kegiatan dipimpin oleh Ustadz Asep Deni, M.Pd. dari Idrisiyyah Foundation, sebagai ikhtiar memohon kelancaran dalam proses pembinaan serta kebaikan bagi para warga binaan.
Kepala Lapas Kelas IIB Tasikmalaya, Ismet Sitorus, S.H., M.Si., M.H., menyampaikan bahwa pembinaan warga binaan tidak dapat dilakukan secara eksklusif oleh pihak lapas. Sinergi dengan berbagai pihak diperlukan agar proses pembinaan dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas.
Kerja sama yang dibangun mencakup berbagai bidang, di antaranya pemenuhan hak kesehatan, pendidikan kesetaraan, pelatihan kemandirian, mitigasi bencana, serta pembinaan rohani. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung warga binaan untuk menjalani proses pembinaan dengan lebih baik dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.
Dari sisi kesehatan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Dr. H. Asep Hendra Hendriana, M.M., menegaskan bahwa kesehatan merupakan hak dasar setiap manusia, termasuk bagi warga binaan. Melalui kerja sama ini, pelayanan kesehatan di lingkungan lapas akan diperkuat melalui pemeriksaan berkala, penyuluhan kesehatan, serta pembudayaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Dinas Kesehatan juga akan melibatkan dokter umum secara bergilir untuk mendukung pelayanan medis di klinik lapas.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya, Erni Veronica Maramba, S.H., M.H., mengapresiasi langkah Lapas Kelas IIB Tasikmalaya dalam membangun kolaborasi dengan berbagai pihak. Menurutnya, pemenuhan hak kesehatan dan pelayanan yang layak bagi warga binaan merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan yang berkeadilan dan tanpa diskriminasi.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Kerja Sama antara Kepala Lapas Kelas IIB Tasikmalaya dengan sejumlah pimpinan instansi dan stakeholder terkait. Prosesi dilanjutkan dengan pemberian plakat serta foto bersama.
Melalui kerja sama ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat dalam mendukung proses pembinaan warga binaan, sehingga pembinaan tidak berhenti pada masa menjalani pidana, tetapi juga menjadi bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik dan kembali berkontribusi di tengah masyarakat.