Bekali Calon Pengurus OSPI dan OPPI 10.0, LDKS Pesantren Idrisiyyah Tekankan Kepemimpinan dan Keterampilan Organisasi
KOMINFO IDRISIYYAH • 13 Oktober 2026
Tarekat Idrisiyyah | Tasikmalaya, 10 Oktober 2026 — Latihan Dasar Kepemimpinan Santri (LDKS) Pondok Pesantren Idrisiyyah menjadi ruang pembelajaran bagi calon pengurus OSPI dan OPPI 10.0 untuk mengenal lebih jauh tanggung jawab kepemimpinan dan tata kelola organisasi. Berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di lokasi pelatihan SDIT Al-Fattah, Sukahurip, kegiatan ini memadukan penyampaian materi dengan latihan kedisiplinan dan pembiasaan kehidupan pesantren.
Pada hari pertama, peserta memperoleh materi Dasar-Dasar Keorganisasian yang disampaikan oleh Ust. Deden Hidayatulloh, M.Pd., serta Pengantar Manajemen Organisasi bersama Ust. Adang Nurdin, MS., M.Pd. Pembekalan kemudian dilanjutkan dengan materi kepemimpinan bertema Membangun Karakter Pemimpin Berintegritas dan Berdampak oleh Ust. Cecep Hidayatulloh, M.Pd.
Materi tersebut memberikan landasan awal bagi calon pengurus untuk memahami organisasi, pembagian tanggung jawab, serta pentingnya integritas dalam menjalankan tugas. Seorang pemimpin tidak hanya dituntut mampu mengarahkan anggota, tetapi juga perlu menunjukkan keteladanan dan menjaga kepercayaan yang diberikan kepadanya.
Memasuki Sabtu (10/10), pembinaan dilanjutkan dengan materi Membangun Budaya Ibadah di Asrama: Peran Pengurus dalam Menanamkan Ubudiyah bersama Ust. Jalaluddin, S.Pd. Materi ini menjadi bagian dari penguatan pemahaman bahwa kepemimpinan di lingkungan pesantren perlu berjalan seiring dengan pembiasaan ibadah dan pembinaan spiritual.
Peserta juga mendapatkan materi kepramukaan bersama Andi Nugraha serta Bimbingan Teknis Administrasi Organisasi yang disampaikan oleh Ust. Siti Halimatus Sadiah, S.Ag. Pembekalan tersebut dilengkapi dengan kegiatan Kembara Wirasatya bersama Koramil Cisayong, yang menjadi bagian dari rangkaian latihan di luar ruangan.
Pada malam harinya, peserta mengikuti materi Mekanisme Persidangan dalam Organisasi bersama Ust. Asep Saepul Milah, S.Sy., M.Ag. Materi ini melengkapi pemahaman calon pengurus mengenai proses pengambilan keputusan dan tata cara menjalankan forum organisasi.
Selain pembekalan materi, peserta menjalani berbagai kegiatan yang menekankan kedisiplinan, kerja sama, dan ketangguhan. Salat berjamaah, latihan baris-berbaris, serta aktivitas bersama menjadi bagian dari proses pembelajaran yang menghubungkan pengetahuan dengan praktik.
Melalui rangkaian tersebut, LDKS diharapkan dapat mempersiapkan calon pengurus OSPI dan OPPI 10.0 yang tidak hanya memahami tugas organisasi, tetapi juga mampu menjalankannya secara tertib, bertanggung jawab, dan berintegritas.