Tutorial PAI UPI Tasikmalaya di Pesantren Idrisiyyah, Perkuat Pemahaman Keislaman dan Spiritual Mahasiswa

KOMINFO IDRISIYYAH • 26 Oktober 2026

Tutorial PAI UPI Tasikmalaya di Pesantren Idrisiyyah, Perkuat Pemahaman Keislaman dan Spiritual Mahasiswa

Tarekat Idrisiyyah | Tasikmalaya, 25 Oktober 2026 — Kegiatan Tutorial Pendidikan Agama Islam Tasikmalaya (PAI) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di Pondok Pesantren Idrisiyyah dilaksanakan pada 24–25 Oktober 2026. Selama dua hari satu malam, mahasiswa mengikuti rangkaian kegiatan yang memadukan pembelajaran keislaman, praktik ibadah, pengenalan tasawuf, dan diskusi mengenai peran mahasiswa dalam kehidupan masyarakat.


Kegiatan diawali pada Sabtu (24/10) dengan tawasul dan pemutaran profil Tarekat Idrisiyyah, dilanjutkan dengan pembukaan yang dihadiri Prof. Dr. Heri Yusuf Muslihin, S.Pd., M.Pd., selaku Direktur Kampus UPI Tasikmalaya, serta Ust. Adang Nurdin, M.S., M.Pd., Deputi CEO Pendidikan.


Dalam sambutannya, Prof. Heri menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap pembelajaran selama dua hari satu malam tetap memberikan manfaat bagi mahasiswa. Ia juga menekankan pentingnya keikhlasan serta menjadikan Islam sebagai pedoman dalam menyeimbangkan kehidupan dunia dan akhirat. Sementara itu, Ust. Adang menegaskan pentingnya tanggung jawab lembaga pendidikan dalam membantu mahasiswa mengenal dan memahami agama dengan baik, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Islam.


Rangkaian pembelajaran dilanjutkan dengan materi “Memahami Rukun Agama, Meneguhkan Akidah” yang disampaikan Ust. Deden Hidayatullah, M.Pd. Materi ini mengajak mahasiswa memperkuat pemahaman dasar keagamaan sebagai landasan dalam menjalani kehidupan. Selanjutnya, Ust. Sandra Yusuf, M.E. membawakan materi “Mengenal Tata Kelola Ekonomi Islam Pesantren Idrisiyyah”, yang memperkenalkan mahasiswa pada pengelolaan ekonomi Islam di lingkungan pesantren.


Selepas Magrib, mahasiswa mengikuti Gerakan Memakmurkan Masjid (GAMIS) berupa pembelajaran tahsin Al-Qur’an bersama Ust. Kamiluddin, S.Pd. Kegiatan berlanjut selepas Isya dengan materi “Keagungan Manhaj Tarekat dan Muhasabah” yang disampaikan Ust. Cecep Hidayatullah, S.Pd., S.Si., kemudian dilanjutkan dengan Mahallul Qiyam.


Memasuki Ahad (25/10), mahasiswa mengikuti rangkaian ibadah malam dan Subuh, dilanjutkan dengan kegiatan Ubudiyyah bersama Ust. Jalaluddin, S.Pd. Setelah itu, kegiatan diisi dengan olahraga pagi, sarapan, dan ziarah makam masyayikh. Rangkaian ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal kebiasaan ibadah dan tradisi spiritual yang hidup di lingkungan pesantren.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan focus group discussion (FGD) yang dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok mahasiswi membahas berbagai persoalan dari perspektif Islam dengan pendampingan Ustadzah Anggi. Sementara itu, kelompok mahasiswa mendiskusikan tema “Tanggung Jawab Mahasiswa sebagai Agent of Change” bersama Ust. Ibnu Thoriq Al Jibal. Diskusi tersebut mengajak mahasiswa menghubungkan pemahaman keislaman dengan tanggung jawab dan kontribusi mereka di tengah masyarakat.


Setelah diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian kesimpulan bersama Ust. Asep Deni, M.Pd., sebelum memasuki sesi penutupan. Dalam kesempatan tersebut, Ust. Asep berharap kolaborasi antara Pesantren Idrisiyyah dan UPI dapat terus berlanjut serta menjangkau lebih banyak pihak. Perwakilan UPI juga menyampaikan terima kasih atas sambutan dan pelayanan yang diberikan selama kegiatan berlangsung.


Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Tutorial PAI menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan keislaman sekaligus memperoleh pengalaman langsung di lingkungan pesantren. Perpaduan materi, praktik ibadah, dan diskusi diharapkan membantu mahasiswa memahami agama secara lebih menyeluruh serta mendorong pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.