Pengajian Orang Tua Santri, Perkuat Sinergi Keluarga dan Pesantren dalam Pendidikan Anak
KOMINFO IDRISIYYAH • 02 November 2026
Tarekat Idrisiyyah | Tasikmalaya, 31 Oktober 2026 — Pondok Pesantren Idrisiyyah menggelar Pengajian Orang Tua Santri (POS) pada Sabtu (31/10) bertempat di Masjid Al-Fattah. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara orang tua dan pesantren dalam mendampingi pendidikan serta pembentukan karakter santri, khususnya menjelang liburan semester ganjil.
Pengajian disampaikan oleh Ust. Adang Nurdin, M.S., M.Pd., selaku Deputi CEO Bidang Pendidikan. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan bahwa pendidikan santri merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan aktif antara lembaga pendidikan dan keluarga. Nilai-nilai yang telah ditanamkan selama santri berada di pesantren perlu terus dijaga melalui pendampingan orang tua di rumah.
Beliau menjelaskan bahwa selama masa liburan semester ganjil, amanah pendampingan santri untuk sementara kembali kepada masing-masing orang tua. Karena itu, kehadiran Ayah Bunda dalam kegiatan POS menjadi salah satu bentuk perhatian dan tanggung jawab terhadap keberlangsungan pendidikan anak.
Pada kesempatan tersebut, beliau juga menitipkan para santri kepada orang tua masing-masing agar tetap mendapatkan bimbingan dan pengawasan selama berada di rumah. Selain itu, disampaikan pula permohonan maaf atas segala kekurangan dalam pelayanan pondok maupun para asatidz selama mendampingi proses pendidikan santri, serta salam dari pimpinan kepada seluruh orang tua santri.
Kegiatan POS sekaligus menjadi momen penjemputan santri untuk menjalani liburan semester ganjil. Setelah mengikuti pendidikan dan pembinaan di lingkungan pesantren, para santri diharapkan dapat membawa nilai-nilai ilmu, adab, dan kebiasaan baik ke tengah keluarga maupun masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Pesantren Idrisiyyah berharap terjalin kesinambungan pendidikan antara pesantren dan rumah. Sebab, pembentukan karakter santri tidak berhenti ketika mereka meninggalkan lingkungan pondok, tetapi perlu terus dilanjutkan melalui keteladanan, perhatian, dan pendampingan orang tua dalam kehidupan sehari-hari.